Masalah Liga Indonesia

Sikulitbundar – Dalam perjalanan Liga Indonesia kemarin banyak terjadi problem-problem yang terjadi ketika pertandingan berlangsung ataupun sebelum pertandingan berlangsung. Adanya miss komunikasi di yakini penyebab terjadinya masalah yang muncul di liga Indonesia, apalagi maslah yang terjadi bisa menyebabkan meruginya panitia sampai personal.

Yang paling menonjol di antara permasalahaan yang ada adalah ketika tidak terlaksananya pertandingan di dalam agenda yang telah di tentukan. Banyak nya persoalan internal yang terjadi sebenarnya dapat di cegah dari sebelum pertandingan di mulai, hal itu di luar dari masalah yang terjadi ketika pertandingan berlangsung. Yang paling jadi permasalahaan adalah ketika pertandingan tidak dapat di laksanakan, karena alasan keamanan ataupun alasan lainnya.

Ketika masalah keamanan di liga Indonesia adalah masalah yang paling banyak terjadi, salah satunya tentang kesiapan panitia pengamanan yang tidak sanggup menanggung pengamanan yang bisa terjadi. Permasalahan yang terjadi seharusnya bisa di cegah ketika pertandingan memang di perkirakan akan menimbulkan kericuhan.

Masalah yang kembali terjadi adalah masalah internal ketika pertandingan berlangsung, masalah di dalam suporter yang paling biasa terjadi ketika nyanyian-nyanyian mengundang permusuhan bisa saja terjadi. Kesadaran yang memang masih sedikit di setiap suporter tidak pernah terelakan, akan tetapi masalah seperti itu bisa saja di redam ketika rasa memiliki kepada klub yang sudah menjadi tanggung jawab di setiap pendukung sepakbola.

Masalah di liga Indonesia yang paling besar adalah masalah ketika segelintir orang yang tidak bertanggung jawab atas kerugian yang di berikan kepada klub. Permainan yang di mainkan yang sebenarnya merusak image golongan tertentu ketika masalah tersebut mulai terbongkar.

Baca Juga :

Sepakbola Liga Indonesia

Seperti yang di ketahui masalah terbesar adalah masalah match fixing. Match fixing adalah permainan sebuah klub bersama segelintir orang hanya untuk mengatur pertandingan sepakbola, entah memberikan kemenangan atau mengatur sebuah klub menjauhi zona degradasi ataupun membantu untuk meraih kemenangan. Adanya match fixing yang mungkin telah berjalan sejak lama di liga Indonesia menyebabkan kerugian yang besar, apalagi ketika satu klub sedang mati-matian mempertahankan trend positif bisa saja kalah dengan pengaturan skor tersebut.

Setelah diketahui nya banyaknya pengaturan skor di liga Indonesia membuat para petinggi di Liga Indonesia mulai menyelidiki dibalik semua pengaturan skor yang terjadi di liga Indonesia. Dalam kenyataannya memang di liga Indonesia ini banyak sekai klub yang melakukan pengaturan skor, terutama di liga indonesia divisi 2, di mana klub berani membayar pelaku match pixing untuk memenangkan pertandingan ataupun keluar dari zona degradasi.

Selain masalah match pixing yang terjadi di Indonesia, yang lebih sering juga adalah tentang tidak adanya venue secara mendadak atau pindahnya venue pertandingan, padahal pindahnya venue berakibat meruginya tim tamu yang sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk bertolak ke venue pertandingan. Segalanya yang telah di persiapkan bisa dalam sekali berubah, salah satu alasan pindahnya venue adalah panitia keamanan yang tidak bisa menjamin akan berlangsungnya pertandingan.

Masalah terakhir yang sebetulnya sama dalam pertandingan sepakbola adalah mundurnya jadwal pertandingan dari jadwal yang telah di tentukan. Sebab mundurnya jadwal bisa jadi juga karena pihak keamanan yang sama sekali tidak siap mengamankan pertandingan. Sebetulnya pertandingan yang akan di mundurkan jadwal pertandingan bisa di ajukan satu minggu sebelum pertandingan di mulai, berlaku sesuai dengan regulasi yang berlaku di liga Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *