Cesc Fabregas Bersama Masa Lalu

Sikulitbundar – Sosok pemain kalem berdarah Spanyol yang sudah melanglang buana ke seluruh penjuru sepakbola saat ini akan memulai kembali karier sepakbola nya di liga Prancis, setelah As Monaco benar-benar secara resmi mendatangkannya dari Chelsea. Dengan bandrol yang masih menjadi rahasia antara Chelsea dengan As Monaco. Keputusan yang memang tidak mengejutkan ini karena secara permainan Fabregas hanya berada di bangku cadangan skuad Chelsea.

Pemain yang mempunyai umpan yang memanjakan para pemain depan, dengan caranya bekerja sama di antara para pemain lainnya seakaan sebagai pengatur irama yang merdu. Di datangkan Arsenal pada musim 2003, Cesc Fabregas menjelma menjadi sosok gelandang yang kreatif, di tangan dingin Arsene Wenger, Cesc Fabregas menjalani 212 pertandingan dengan torehan 35 gol, raihan yang sebenarnya tidak terlalu buruk dengan peran gelandang nya di Arsenal. Fabregas menjadi salah satu pemain baru yang menjadi idola di kalangan Gunners dengan umur yang masih dibilang sangat muda, bersama Thierry Henry yang menjadi ujung tombak di kala itu. Fabregas menjadikan lini tengah Arsenal banyak di segani di daratan Eropa bersama umpan-umpan manjanya.

Seperti kebanyakan pemain setelah di anggap mampu berkontribusi banyak ke klub pemain akan merasakan nikmatnya yang dinamakan sebuah kenyamanan. Akan tetapi kenyamanan itu harus berakhir setelah Barcelona berniat mendatangkannya di bursa transfer 2011. Kenyamanan yang telah dibangun harus hilang dengan seketika, ketika Barcelona resmi mendatangkannya dari Arsenal. Setelah 7 tahun bersama Arsenal, Cesc Fabregas akan melakukan sebuah kolaborasi bersama jendral lapangan tengah Barcelona, Xavi Hernandez dan Andreas Iniesta. Kedatangan Cesc Fabregas ke Barcelona seakan menjadi ancaman bagi klub liga Spanyol lainnya. Tidak tanpa alasan kedatangan Cesc Fabregas salah satu ancaman bagi klub liga Spanyol lainnya, karena setelah di Barcelona banyak gelandang yang di segani di daratan Eropa.

Artikel Lainnya :

Harapan dan Kerja sama

Peran Penjaga Gawang

Dengan gaya tiki-taka yang tergambar dari permainan Barcelona yang seakan cocok dengan gaya permainan Cesc Fabregas yang memang menyukai gaya permainan dengan umpan-umpan pendek, yang dipastikan akan membuat klub Spanyol lainnya merasa keblinger. Sayang kenyataan tidak sesuai dengan ekspektasi, Cesc Fabregas hanya menjalani 96 pertandingan dan menyumbang 28 gol bersama Barcelona. Di Barcelona Cesc Fabregas hanya bertahan 3 tahun saja.

Di musim 2014 Cesc Fabregas kembali ke liga Inggris bersama Chelsea yang merupakan salah satu klub besar di liga Inggris, Cesc Fabregas akan mengadu nasib kembali setelah meninggalkan Barcelona lebih cepat tidak seperti bayangan sebelumnya. Di Chelsea yang merupakan klub dengan gaya bertahannya yang sangat erat, setelah memenangkan liga Champion terakhirnya pada tahun 2012 setelah mengalahkan Barcelona di final. Cesc Fabregas kembali harus menelan pil pahit bersama Chelsea yang hanya menjadi pemanis bangku cadangan, dengan memainkan 34 pertandingan dan hanya menyumbang 4 gol selama berseragam Chelsea.

Kenangan-kenangan manis yang dulu pernah menempel di sosok dirinya selama berseragam Arsenal seakan tidak lagi menemaninya di klub-klub barunya, malahan seakan menjauh pergi. Cesc Fabregas yang menjalani karier indahnya bersama Arsenal seakan harus pudar setelah minatnya bermain bersama Barcelona. Memang dalam perjalanan karier sepakbola nya, seorang pemain tidaklah melulu manis, tapi perjalanan kariernya bisa saja menjadi pahit, bak empedu. Karier manis yang di jalaninya ketika berseragam Arsenal merupakan karier manis yang mungkin tidak akan pernah dia lupakan dalam perjalanan karier sepak bolanya.

Kini bersama As Monaco, Cesc Fabregas akan memulai lembaran baru yang berharap akan menjalani hari-hari yang indah bersama umpan-umpan matang yang dia buat untuk di berikan kepada para algojo lini tengah As Monaco. Di As Monaco, Cesc Fabregas akan bergabung dengan Radamel Falcao yang sama-sama pernah menjalani karier yang manis bersama Atletico Madrid. As Monaco yang merupakan klub yang sering melahirkan bibit-bibit pemain yang unggul akan Cesc Fabregas lalui sebagai jalan karier barunya di dunia sepakbola.

1 Trackback / Pingback

  1. Ketika Umur tidak lagi Muda - Sikulitbundar ketika umur tidak lagi muda

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*