Category Archives: Artikel

Ketika Umur tidak lagi Muda

Sikulitbundar – Sepakbola di mana sesuatu permainan yang menggunakan tenaga, pemain muda yang biasanya akan tersemat di dalam para pemain merupakan salah satu investasi bagi klub yang memang merupakan salah satu cara ketika para pemaain senior sudah memasuki umur uzur, memang umur yang sudah tidak lagi muda biasanya akan mempengatuhi kepada permainan.

Tapi tidak berlaku dengan para pemain yang dengan serius menjaga stamina untuk bermain sepak bola, sebut saja Cristiano Ronaldo yang sudah memasuki umur yang tidak lagi muda, akan tetapi dengan memasuki umur yang tidak lagi muda Cristiano Ronaldo masih saja menjadi pemain yang berpengaruh di dalam sebuah klub sepak bola.

Di Juventus Cristiano Ronaldo membuktikan bisa membantu klub tersebut menjadi klub yang belum terkalahkan di liga domestik. Kalau bicara tentang umur memang sesuatu yang tidak akan pernah berlaku di dalam sepak bola, karena di sepak bola yang merupakan sebuah talenta yang mungkin sampai usia tidak lagi muda akan tetap bertahan. Meskipun banyak pemain yang di tendang klub dengan umur mempunyai alasan-alasan tertentu terutama tentang masalah stamina yang sudah tidak lagi sama seperti saat muda.

ARTIKEL LAIN :

Fabregas dengan Masa Lalu

Harapan dan Kerjasama

Bicara tentang umur yang masih bisa bermain di sepakbola mungkin kamu harus membahas pemain yang baru saja di recruitment oleh klub asal Jepang yaitu Yokohama FC, pemain berusia 51 tahun yang masih saja bermain di dunia sepak bola bernama Kazuyoshi Miura. Pemain yang masih bisa berkarier di persepakbolaan Jepang memang sengan usia tidak lagi muda tidak menjadikan alasan untuk berniat gantung sepatu. Kecintaan menjadi salah satu alasan Kazuyoshi Miura seperti nya masih enggan meninggalkan dunia yang membesarkan namanya.

Cesc Fabregas Bersama Masa Lalu

Sikulitbundar – Sosok pemain kalem berdarah Spanyol yang sudah melanglang buana ke seluruh penjuru sepakbola saat ini akan memulai kembali karier sepakbola nya di liga Prancis, setelah As Monaco benar-benar secara resmi mendatangkannya dari Chelsea. Dengan bandrol yang masih menjadi rahasia antara Chelsea dengan As Monaco. Keputusan yang memang tidak mengejutkan ini karena secara permainan Fabregas hanya berada di bangku cadangan skuad Chelsea.

Pemain yang mempunyai umpan yang memanjakan para pemain depan, dengan caranya bekerja sama di antara para pemain lainnya seakaan sebagai pengatur irama yang merdu. Di datangkan Arsenal pada musim 2003, Cesc Fabregas menjelma menjadi sosok gelandang yang kreatif, di tangan dingin Arsene Wenger, Cesc Fabregas menjalani 212 pertandingan dengan torehan 35 gol, raihan yang sebenarnya tidak terlalu buruk dengan peran gelandang nya di Arsenal. Fabregas menjadi salah satu pemain baru yang menjadi idola di kalangan Gunners dengan umur yang masih dibilang sangat muda, bersama Thierry Henry yang menjadi ujung tombak di kala itu. Fabregas menjadikan lini tengah Arsenal banyak di segani di daratan Eropa bersama umpan-umpan manjanya.

Seperti kebanyakan pemain setelah di anggap mampu berkontribusi banyak ke klub pemain akan merasakan nikmatnya yang dinamakan sebuah kenyamanan. Akan tetapi kenyamanan itu harus berakhir setelah Barcelona berniat mendatangkannya di bursa transfer 2011. Kenyamanan yang telah dibangun harus hilang dengan seketika, ketika Barcelona resmi mendatangkannya dari Arsenal. Setelah 7 tahun bersama Arsenal, Cesc Fabregas akan melakukan sebuah kolaborasi bersama jendral lapangan tengah Barcelona, Xavi Hernandez dan Andreas Iniesta. Kedatangan Cesc Fabregas ke Barcelona seakan menjadi ancaman bagi klub liga Spanyol lainnya. Tidak tanpa alasan kedatangan Cesc Fabregas salah satu ancaman bagi klub liga Spanyol lainnya, karena setelah di Barcelona banyak gelandang yang di segani di daratan Eropa.

Artikel Lainnya :

Harapan dan Kerja sama

Peran Penjaga Gawang

Dengan gaya tiki-taka yang tergambar dari permainan Barcelona yang seakan cocok dengan gaya permainan Cesc Fabregas yang memang menyukai gaya permainan dengan umpan-umpan pendek, yang dipastikan akan membuat klub Spanyol lainnya merasa keblinger. Sayang kenyataan tidak sesuai dengan ekspektasi, Cesc Fabregas hanya menjalani 96 pertandingan dan menyumbang 28 gol bersama Barcelona. Di Barcelona Cesc Fabregas hanya bertahan 3 tahun saja.

Di musim 2014 Cesc Fabregas kembali ke liga Inggris bersama Chelsea yang merupakan salah satu klub besar di liga Inggris, Cesc Fabregas akan mengadu nasib kembali setelah meninggalkan Barcelona lebih cepat tidak seperti bayangan sebelumnya. Di Chelsea yang merupakan klub dengan gaya bertahannya yang sangat erat, setelah memenangkan liga Champion terakhirnya pada tahun 2012 setelah mengalahkan Barcelona di final. Cesc Fabregas kembali harus menelan pil pahit bersama Chelsea yang hanya menjadi pemanis bangku cadangan, dengan memainkan 34 pertandingan dan hanya menyumbang 4 gol selama berseragam Chelsea.

Kenangan-kenangan manis yang dulu pernah menempel di sosok dirinya selama berseragam Arsenal seakan tidak lagi menemaninya di klub-klub barunya, malahan seakan menjauh pergi. Cesc Fabregas yang menjalani karier indahnya bersama Arsenal seakan harus pudar setelah minatnya bermain bersama Barcelona. Memang dalam perjalanan karier sepakbola nya, seorang pemain tidaklah melulu manis, tapi perjalanan kariernya bisa saja menjadi pahit, bak empedu. Karier manis yang di jalaninya ketika berseragam Arsenal merupakan karier manis yang mungkin tidak akan pernah dia lupakan dalam perjalanan karier sepak bolanya.

Kini bersama As Monaco, Cesc Fabregas akan memulai lembaran baru yang berharap akan menjalani hari-hari yang indah bersama umpan-umpan matang yang dia buat untuk di berikan kepada para algojo lini tengah As Monaco. Di As Monaco, Cesc Fabregas akan bergabung dengan Radamel Falcao yang sama-sama pernah menjalani karier yang manis bersama Atletico Madrid. As Monaco yang merupakan klub yang sering melahirkan bibit-bibit pemain yang unggul akan Cesc Fabregas lalui sebagai jalan karier barunya di dunia sepakbola.

Harapan dan Kerjasama

Sikulitbundar-Sebuah keyakinan berawal dari harapan seseorang kepada kolega yang bisa menjadi rahasia yang sebenarnya merupakan hal yang wajar, ketika dua kolega berbicara tentang apa yang bisa di lakukan di kemudian hari. Semuanya berusaha menyimpan rahasia yang mungkin akan menimbulkan hal besar dari kedua rencana tersebut.

Dalam sepakbola pun demikian ketika para pemain bekerja sama dalam membangun intervensi kepada para lawannya. Contohnya ketika bola berada di depan gawang, di sana terdapat dua orang rekan yang siap-siap mendapatkan umpan, yang sebenarnya sebuah kunci kerja sama itu berada di tangan pemegang bola yang sekarang, dia bisa melakukan tendangan langsung ke gawang atau pun memberikan bola kepada rekan koleganya yang tengah berdiri bebas tanpa adanya tekanan dari pihak lawan, di sini kepercayaan kepada kolega di butuh kan. Apabila bola di berikan kepada rekan satu tim, rekan yang di berikan bola memegang kepercayaan pemain kunci untuk menjadikan sebuah gol. Meskipun sang pemain kunci bisa saja langsung menembakkan bola ke gawang tapi dengan adanya kepercayaan tersebut semuanya bisa tak ter bayangkan sebelumnya.

Artikel lainnya

Peran Penjaga Gawang

Kepercayaan yang sebelumnya sudah di bangun di saat latihan merupakan salah satu kunci keberhasilan dari semua yang terjadi, ketika semuanya berjalan harmonis tujuan pun sebenarnya mudah sekali untuk di dapatkan. Strategi yang sudah di atur sedemikian rupa merupakan dialog yang sudah terencana yang memang tujuannya hanya satu yaitu mencapai klimaks di pertandingan.
Seseorang tidak akan pernah percaya, yang memang sebelumnya tidak pernah ada jalanya dialog apa yang harus dilakukan di dalam pertandingan, meskipun semuanya punya peran masing masing di dalam sebuah sepakbola dan juga memang kerja sama adalah salah satu penunjang kepercayaan pemain sepakbola tapi semua mungkin akan berjalan dengan sia-sia. Banyak pelatih yang menggembor-gemborkan tentang strategi apa yang harus dilakukan ketika sebuah tim berada dalam tekanan maupun ketika sudah banyak poin yang di dapatkan, salah satunya pergantian pemain dikala tim sudah di ambang kemenangan, itulah salah satu hasil dialog kerja sama antara pelatih dengan jajaran offisial nya, meakipun mungkin pergantian di menit akhir setelah memastikan kemenangan adalah hal yang tabu dalam sepakbola, tapi semuanya adalah bentuk dari besarnya hasrat memenangkan sebuah pertandingan.

Pertandingan Manis Solsjkaer bersama Manchester United

Pertandingan manis Solsjkaer bersama Manchester United kemarin, merupakan pertandingan pertama Solskjaer bersama Manchester United sebagai Pelatih kepala Manchester United. Manchester United berhasil menang atas Cardiff City dengan skor yang meyakinkan 5-1.

Solsjkaer merupakan pelatih pengganti Jose Mourinho yang telah di pecat oleh Manchester United minggu lalu, sebagai pengganti nya Manchester United menunjuk Solsjkaer sebagai pelatih utama nya.

Dalam pertandingan kemarin Manchester United menang atas gol yang di cetak oleh Rashford, A. Hererra, A. Matrial dan J. Lingard yanv mencetak 2 gol, slah satu nya melalui titik penalty. Pertandingan saat itu di gelar di stadion Cardiff City.

Solsjkaer memang salah satu pemain yang menjadi salah satu legenda bersama Manchester United bersama Scholes dan Ryn Giggs, yang dalam masa itu Manchester United adalah klub yang banyak di segani di daratan eropa bersama sang manajer Sir Alex Ferguson.

Baca juga Artikel :

Peran penjaga gawang yang bukan hanya menepis dan menangkap tendangan dari striker lawan

Solsjkaer adalah pemain yang berasal dari Norwegia yang bernama lengkap Olle Gunnar Solsjkaer yang lahir 45 tahun yang lalu.

Manchester United akan di tukangi Solsjkaer samapai musim berakhir. Solsjkaer merupakan pemain yang di percaya oleh Manchester United dari pemain yang lain sebagai pelatih. Padahal kita tahu di bangku official Manchester United ada Ryan Giggs yang terlebih dahulu berada di Manchester United.

Di bawah tangan Solsjkaer apakah Manchester United akan lebih baik setelah beberapa kali Manchester United bergunta-ganti pelatih setelah ditinggalkan Sir Alex Ferguson 2013 tahun yang lalu. Manchester United telah tiga kali mengganti pelatih setelah Sir Alex Ferguson resmi meninggalkan Manchester United di tahun 2013.

Para pelatih Manchester United setelah Sir Alex Ferguson adalah David Moyes, Luis Van Gaal, dan Jose Mourinho setelahnya sekarang Olle Gunnar Solsjkaer.

Padahal Manchester United saat dilatih Jose Mourinho saat itu tidaklah buruk, entah apa yang bisa membuat Jose Mouriho di pecat Manchester United. Jose Mourinho telah menyumbangkan 3 trofi bersama Manchester United selama melatih Manchester United dan Jose Mourinho dalam statistiknya lebih baik dari rivalnya yaitu pelatih Tottenham dan pelatih Liverpool

Peran Penjaga Gawang bukan hanya Sebatas Menghalau Tendangan Striker Lawan

Sikulitbundar- Penjaga gawang yang kita sering di sebut sebagai Kiper merupakan salah satu posisi yang sangat vital bagi tim sepak bola. Penjaga gawang merupakan posisi di mana seseorang pemain akan berharap di gagalkan nya tendangan striker lawan, melalui tepisan atau tangkapan .

Tapi dalam hal ini penjaga gawang bukan hanya lagi sebagai penyelamat gawang saja, akan tetapi sepak bola yang lebih modern ini, banyak penjaga gawang yang bisa saja merupakan pemain kunci untuk mengatur segala apa yang terjadi di barisan pertahanan terutama.

Dalam sepak bola yang kian modern ini penjaga gawang bisa saja terlibat dalam sekema penyerangan atau salah satu jalan untuk mencari peluang di mana striker akan lebih banyak berpeluang mencetak gol.

Itu bisa kita lihat di klub Manchester City, ketika seorang kiper terlibat dalam satu strategi permainan. Edison Moraes lah penjaga gawang yang melakukan peran tersebut.

Baca juga :

Kerjasama Klub Sepakbola

Pelatih Manchester City saat itu yang menerapkan strategi itu adalah Pep Guardiola yang melibatkan kiper dalam permainan di lini belakang. Yang di mainkan Pep Guardiola bukan lah back pass yang dilakukan pemain belakang kepada seorang kiper, melainkan kiper berada jauh di daerah penjaga gawang.

Dalam strategi ini seorang penjaga gawang melakukan peran memancing para lini tengah lawan untuk lebih maju di area lini tengah nya, saat itu kiper melakukan long pass atau melakukan operan yang dimana para pemain lawan sudah terpancing maju ke depan, saat itu lah kesempatan para striker untuk melakukan rangkaian serangan ke daerah klub lawan.

Meskipun dalam strategi ini, hal yang paling fatal ialah bola terpotong atau terkuasai oleh lawan yang langsung bisa di lakukan tendangan kegawang dan yang lebih parah nya terjadi nya gol. Itu terjadi ketika Manchester City melawan Liverpool dimana Edison Moraes gagal melakukan passing, dan saat itu Moh. Salah berhasil merebut bola, dan langsung melakukan shooting ke arah gawang, terjadi lah gol.

Dalam melakukan strategi ini biasanya seorang kiper akan dibutuhkan yang benar-benar baik dalam menguasai bola, entah operan atau long pass yang sangat baik.

 

Isu Maman Abdurahman Terlibat Match Fixing

Sikulitbundar – Kemarin malam (20/12/2018),  dalam acara Mata Najwa yang membahas tentang isu isu match fixing yang terjadi di Indonesia saat ini, membuat publik Indonesia menjadi ramai membicarakan tentang parah nya mafia mafia yang bermain di belakang persepakbolaan indonesia.

Match fixing yang terjadi kali ini benar-benar membuat suporter indonesia mengecam, bukan tanpa alasan suporter indonesia mengecam aksi match fixing ini, di karenakan match fixing kali ini ternyata terjadi ketika pertandingan sepak bola di tahun 2010, tepatnya saat pertandingan final AFF Suzuki Cup, yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Timnas Malaysia.

Dalam pertandingan tersebut di sinyalir telah di atur sebelum pertandingan, di mana pertandingan tersebut berakhir dengan kekalahan yang di alami Timnas Indonesia, bahkan ada pemain Timnas Indonesia yang terlibat dalam pengaturan skor.

Maman Abdurahman adalah nama yang di sebut dalam keterlibatan dalam pertandingan kala itu. Maman Abdurahman di sebut dalam keterlibatan pengaturan skor di sebutkan telah menerima suapan berupa sebuah rumah di daerah bandung.

Banyak suporter yang menanyakan kebenaran apakah itu benar-benar terjadi, dan apabila memang terjadi, itu adalah kejadian yang merupakan sesuatu yang menyakiti hati masyarakat Indonesia.

Baca Juga :

Kemeriahan Perayaan Kemenangan Persija Jakarta

Jose Mourinho Resmi di pecat Manchester United

Pasal nya memang dalam pertandingan 2010 itu, banyak masyarakat indonesia yang tidak perlu di tanyakan lagi berbagai doa yang telah di panjatkan kala itu hanya untuk memberikan dukungan supaya Timnas Indonesia menjadi juara dalam final piala AFF Suzuki Cup tahun itu.

Final Suzuki Cup 2010 kemarin yang di sinyalir terlibat Match Fixing merupakan lag pertama yang mempertemukan Indonesia dan Malaysia.

Maman Abdurahman Pemain Persija Jakarta yang sempat memperkuat Timnas Indonesia 2010. (Foto) : indosport.com

Banyak juga masyarakat yang beranggapan juga, memang Maman Abdurahman melakukan Match Fixing, dikarenakan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan Maman Abdurahman yang di sinyalir sengaja membiarkan pemain Malaysia melelakukan Drible yang membuat asist kepada pemain Malaysia, dan membuahkan gol pada saat itu.

Masyarakat Indonesia saat ini berharap momen seperti Ini merupakan kesempatan untuk memerangi mafia-mafia judi di Indonesia yang banyak terlibat. Akan tetapi mafia judi bola ini juga memang banyak yang merupakan bandar judi yang berada di luar Indonesia harus segera di perangi agar pesepakbolaan Indonesia menjadi lebih maju.

Loyalitas Sepak Bola

Sebuah sepak bola dengan segala yang ada di dalam nya, entah tentang kesedihan, kebahagiaan, fanatisme, pengorbanan atau pun dengan apa saja tentang rasa di dalam sepak bola.

Ada yang terbaik dari rasa yang ada dalam sepak bola yaitu dalam rasa yang memiliki atau rasa yang sangat mengakui segala bentuk dan seluk beluk klub.

Rasa memiliki ini bisa di maksud dengan rasa yang ingin terus mempertahaankan dukungan pembelaan, tentang cinta dan rasa yanv namanya loyalitas.

Loyalitas dalam sepak bola tidak akan pernah di rasakan seseorang tanpa adanya rasa cinta ke dalam sebuah permainan sederhana yaitu sepak bola. Dengan cara bermain yang cukup mudah tentunya.

Dengan aturan yang sederhana ini seorang manusia bisa saja rela berkorban demi sepak bola, karena sesuatu dalam diri dan hatinya telah tertanam sesuatu yang di sebut dengan kecintaan. Kecintaan yang akan timbul dari hati yang dulu dengan cara apapun masuk secara tak sadar, menanamkan rasa kecintaan dan kepeduliaan.

Baca juga

Kecintaan itulah yang sering kita sebut dengan Loyalitas. Bentuk loyalitas dari seorang pendukung sepak bola bukan hanya sekedar dukungan yang timbul dengan waktu yang terjadwal, seperti akan ada nya pertandingan. Tapi bentuk loyalitasnya adalah ketika hidup seseorang telah di tanamkan rasa kebanggaan pada suatu klub sepak bola.

RASA INGIN MENJADI BAGIAN DARI SEMUA PERJALANAN SEPAK BOLA KLUB

Seseorang dengan dukungan yang amat sangat loyal pada suatu klub bisa dilihat dari apa yang dia lakukan dalam kehidupan dia sehari-hari. Entah dengan suasana rumah yang tidak jauh dari ciri khas sebuah klub, warna, atau mungkin dari story-story dirinya di sosial medianya.

Rasa ingin tahu yang tinggi, tidak mau sampai ketinggalan informasi semua tentang kejadian ataupun masalah dan presetasi dan tentang perjalanan klub sepak bola yang di mana di rela berkorban dan ber argument tentang semua sepak bola.

Waktu akan banyak di korbankan hanya demi melihat klub sepak bola favorit, tentang pemain kadabg tak mau kalah informasi dengan mengikuti semua akun para pemain klub favorit adalah salah satu cara untuk mengikuti semua perjalanan para memain dan klub seolah dia ingin seperti official atau pun pengurus klub, dengan rasa seperti bagian dalam klub favorit tentang perjalanan dan arti Loyalitas.

Timnas Indonesia dan PSSI

Timnas Indonesia harus tersingkir dari ajang AFF Suzuki Cup setelah di singkirkan Fillipina di klasemen grup, Thailand dan Fillipina lah yang berhak untuk melaju ke babak selanjutnya setelah Thailand dan Fillipina berada di posisi satu dan dua.

Indonesia yang hanya sekali memenangkan pertandingan di ajang bergengsi ini harus  tersingkir setelah berada di posisi ke tiga klasemen grup. Indonesia memang tak bisa berbuat banyak setelah di tinggalkan pelatih Luis Milla yang enggan kembali melatih timnas Indonesia.

Banyak nya faktor yang menjadi alasan Indonesia gagal meraih kemenangan dalam ajang ini misalnya tentang pelatih yang selalu tidak mendapatkan kepercayaan dari PSSI.

Banyak pelatih yang selalu di hentikan ketika pelatih tidak mencapai target. Anehnya kenapa PSSI selalu memberikan target kepada setiap pelatih anyar yang di datangkan.

Pemecatan Luis Milla

Begitu pun yang terjadi dengan pelatih berpengalaman Luis Milla, ketika Luis Milla tidak bisa mencapai target yang di berikan jalan terakhir adalah pemecatan, walaupun mungkin Luis Mila berhenti bukan karena pemecatan tapi itu memang keinginan nya sendiri.

Tapi kenapa PSSI seakan tidak gereget untuk mempertahankan Luis Milla sebagai nahkoda nya Timnas Indonesia. Mungkin ini hanya faktor kecil dari gagal nya timnas Indonesia.

Bisa di bayangkan ketika pelatih silih berganti pemain yang mulai nyaman dengan pelatih terdahulu harus kembali canggung dengan pelatih anyar, pelatih yang baru harus kembali mempelajari kualitas kualitas para pemainnya, padahal semuanya itu memang butuh proses, yang dinamakan proses adalah perjalanan panjang tak menentu harus cepat apalagi instan.

Baca juga

Kamu bisa menanyakan kepada para pemain sepak bola ketika pelatih lama di pecat dan pelatih baru datang, dalam hati mereka mungkin ada yang berkata, ” apakah aku terpilih untuk di mainkan olehnya atau apakah aku akan di tendang oleh pelatih baru itu”. Karena semua pelatih itu memang berbeda beda, dari cara melatih, memilih para pemain yang sesuai dengan strategi atau karakternya.

Tidak jarang juga pelatih pasti akan selalu mendatangkan pemain anyar yang sesuai dengan keinginan nya.Mungkin memang hal ini bisa di renungkan sejenak, tidak ada hasil yang instan bahkan sekalipun mie Instan juga perlu proses, mungkin di rebus dulu baru bisa di makan.

Seperti yang di bahas oleh salah satu komika indonesia yaitu Kemal Pahlevi tentang nilai jeblok yang di terima Timnas Indonesia. Menurut dirinya PSSI yang di ketuai oleh Edy Rahmayadi ini tidak terlalu pokus menangani Timnas Indonesia.

Memang dalam kenyataannya ketua umum PSSI itu merangkap jabatan sebagai ketua umum PSSI dengan Gubernur Sumatra Utara dan juga penanggung jawab tim Liga 1 PSMS Medan.

Memang kalau di telaah lebih dalam mungkin dari contoh kecil nya, seseorang yang bekerja di tiga tempat berbeda akan lebih rumit, dia tidak akan fokus kemana arah yang di tuju atau mungkin pekerjaan itu akan berantakan tak terurus.

Apalagi ini tentang PSSI, sebuah lembaga besar yang mungkin semua orang berharap akan di segani nya lembaga tersebut. Lembaga besar yang mengatur seluruh persepak bolaan Indonesia ini harus di bagi dengan urusan yang lain nya, kan luar biasa. Mungkin lebih jelas nya bisa di lihat videonya kemal pahlevi di chanel youtube nya klik disini untuk melihat.

Kerjasama klub Sepak bola

Pertandingan sepak bola yang menarik adalah sebuah tontonan yang tidak monoton atau membosankan di tonton, pertandingan yang tidak monoton akan merubah suasana di stadion atau pun penonton layar kaca. Meskipun kekalahan adalah jalan yang hatus di jalani, tapi setidak nya permainan yang menghibur adalah obat penawar bagi kekalahan tersebut.

Memanglah bukan kekalahan yang di impikan akan tetapi kemenangan lah yang ingin di tampilkan. Permainan yang menarik, kerjasama yang menarik adalah unsur dari semua kemenangan. Komunikasi antar pemain yang baik adalah sebab dari kemenangan.

Kerjasama klub sepak bola yang paling dasar menurut saya adalah memahami apa yang akan terjadi atau apa yang harus dilakukan ketika bola kamu terima dari teman satu tim kamu, melakukan tembakan ke gawang atau melakukan operan ke teman berharap kamu memberi asisst kepada teman anda yang mencetak gol.

Kemenangan yang Beruntung

Walaupun dalam permainan kemenangan bisa di capai dari permainan yang buruk, tapi itu hanyalah sebatas keberuntungan semata yang di dapatkan tim. Kemenangan yang sesungguhnya adalah kemenangan yang berasal dari kerjasama tim.

Baca juga

Kerjasama klub sepak bola dalam bertanding atau Kerja keras dalam berlatih harus bisa di terapkan dalam pertandingan, tidak tenang dan tenang adalah salah satu point penting dari pemain. Semuanya harus belajar berkerjasama karena sepak bola adalah permainan tim bukan permainan yang mengandalkan individu-individu para pemain.

Irama dalam bermain harus menjadi salah satu unsur sepak bola sebuah tim, kerjasama yang baik akan menjadi sebuah keindahan dalam sepak bola  maupun akhir yang indah.

Miljan Radovic balik ke Bandung

Kemarin tanggal (19/11/2018) kabar terbaru datang dari klub Persib Bandung. Kabar itu berhembus setelah akun resmi Persib Bandung mengunggah sebuah gambar berisi kan tulisan HE’58ACK.

Seperti yang di ketahui para bobotoh langsung saja mengaitkan angka di kata tersebut dengan pemain Persib Bandung yang berarti angka 58, yang memang seperti yang diketahui diketahui pemilik no 58 itu adalah Miljan Radovic. Miljan Radovic memang sampai saat ini masih saja menjadi kebanggaan para Bobotoh. Pemain dengan ciri khas tendangan yang melengkung saat memberikan umpan ataupun tendangan bebas tersebut.

Persib Bandung kembali memanggil Miljan Radovic memang bukan sebagai pemain lagi tapi santer kabar yang beredar Persib Bandung akan menjadikan Miljan Radovic sebagai Direktur Teknik Persib Bandung.

Miljan Radovic akan bertanggung jawab pada Persib Bandung tentang Diklat pemain dan sebagai nya. Memang pemanggilan Miljan Radovic ini dengan alasan untuk mengisi Direktur Teknik yang masih kosong dan memang sebelum nya Persib Bandung telah mendapatkan lisensi AFC.

Baca juga

Powered by Live Score & Live Score App